sepucuk surat untuk sahabat

Posted by Nuke1992 | 0 comments»













sahabat,
walau jejakmu terlalu indah tuk kulupakan
namun aku tak kuasa mengulang waktu tuk kembali berputar
aku masih ingin leluasa kembali tersenyum dengan kalian
aku masih tak puas tertawa dan bercanda tuk mewarnai lukisan hidup ini
aku masih merindukan saat-saat dimana kita saling berbagi keluh kesah

sahabat,
aku mencoba pasrah dan bersandar kepada waktu
karena kita harus menempuh jalan hidup yang berbeda
biarlah bulan dan bintang menjadi saksi buat kita
bahwa kita tlah melewati masa-masa indah
dimana pertautan hati kita tlah menjadi bukti keindahan berbagi

sahabat,
perpisahan itu detik demi detik terasa begitu dekat dan mencekam
aku tak mau ketika itu terjadi … akan membuat kepiluan yang dalam di hati
karena aku yakin aku tak kan kuat melepasmu

sahabat,
ketika jarak memisahkan
sisipkan aku di setiap sela hatimu
ajak aku menangis ketika engkau bersedih
ajak aku tersenyum ketika bahagia menyertaimu

sahabat,
ketika saat perpisahan itu menjelang
biarkan aku memelukmu sepuasnya …
agar aku bisa berbisik dengan leluasa tentang seluruh maaf tulusku ketika terkadang aku membuatmu menangis
agar aku bisa turut merasakan begitu berartinya kehadiranmu dalam sisi episode cerita hidupku

sahabat,
esok hari atau lusa, kita akan menjemput impian berikutnya
masa depan tlah menunggu kita
dan ukiran hari-hari kemarin semoga akan menjadi bekal yang sangat berarti untuk harapan dan cita kita
aku undur pamit sahabatku …
aku kan slalu merindukanmu dalam setiap sisi ruang dan waktuku
kutunggu dirimu dalam setiap mimpiku, seperti aku yang kapan pun slalu siap tuk hadir ... tuk kau ajak dalam setiap mimpi malammu ...

sajak bidan, sajak wanita sejati

Posted by Nuke1992 | 0 comments»









dan engkaulah wanita sejati yang mensucikan niatmu
ketika kertas dan pena menahan rindumu kepada sang kekasih
ketika keringat sang ayah menghembuskan nilai-nilai ketegaran
ketika doa sang bunda menyertai bangun malamnya untukmu

dan engkaulah wanita sejati dalam setiap kelemahanmu
ketika Tuhan tersenyum dalam amarah yang menyertai kekesalanmu
ketika Tuhan menegurmu saat engkau melupakan ayah dan bunda
ketika Tuhan menyayangimu dengan slalu menjaga akal dan hatimu

dan engkaulah wanita sejati yang tak bisa menyembunyikan lelahmu
ketika gelap dan dinginnya malam menemani sendirimu
ketika resahmu menyertai harapan kehadirannya ke dunia
ketika engkau slalu bertahan dalam kantuk yang mengusikmu

dan engkaulah wanita sejati yang turut menghadirkan selaksa kehidupan
ketika tangis si kecil menggemakan seluruh alam
ketika sang ibu mengembangkan selarik senyum dalam haru dan runtuh air matanya
ketika senyum sejenakmu tak tertahan saat tugas muliamu tlah engkau tunaikan
karna saat itu, sebutir keringatmu melahirkan benih titian tangga menuju surgamu
karna saat itu, lelah kantukmu mematangkan pelangi-pelangi ibadahmu

dan karna saat itu, engkau pun turut tersenyum dalam larutnya bahagia sekitarmu
lalu engkau pun berkata: “ayah dan bunda, aku tlah menghadirkan sebutir baktiku padamu”

hingga di suatu masa,
engkau tersadar bahwa segala pengorbananmu tlah mengepakkan sayap-sayap malaikat tuk mengantarkanmu menuju pintu surga …

karena aku ingin kembali

Posted by Nuke1992 | 0 comments»











dalam diam,
sayap-sayap hidupku semakin menipis …
aku memandangi berseraknya tanpa air mata

dalam diam,
lurus tatapku terbias oleh siluet dunia …
dan aku tak berdaya dalam setiap heningku

dalam diam,
bundaku slalu berbisik dalam setiap butiran-butiran khilafku …
dan hembusan angin malam slalu menusuk jantung hingga membuatku terlelap

dan dalam diam,
Engkau slalu membuka jendela hati ini
agar nyanyian dara leluasa memutihkan pagiku
agar sang surya tak lelah menyusup menghangatkanku
agar biru laut leluasa mengimbangi penatku

hingga aku tersenyum dalam gita senja yang damai
hingga gugusan bintang menjagaku kembali dalam lelapku

karena aku ingin kembali …
melepas kerinduan di hati
dalam air mata yang suci
dalam kilauan cinta-cinta yang menentramkan
dan dalam naungan cahaya yang tak kan pernah padam

hanya Engkau

Posted by Nuke1992 | 0 comments»











hanya Engkau dan karena Engkau,

lalu nebulapun menjadi indah ... seindah mawar merah

hanya Engkau dan karena Engkau,
lalu jantungpun menjadi berdetak ... seharmonis embun menetes

hanya Engkau dan karena Engkau,
lalu hijau daun pun menjadi cerah ... secerah mentari menyinari bumi

hanya Engkau dan karena Engkau
maka aku tertunduk bersama tunduknya gugusan bintang dan zahra mengitari pasangannya ...

lalu hanya Engkau dan karena Engkau
maka aku slalu hadir untuk dirinya

life must go on

Posted by Nuke1992 | 0 comments»











tlah kulewati selaksa makna dalam warna-warni nafasku

adalah memulai dari santunnya padi menguning
lalu menuntun laku bersama pesta kembang gula
diiringi melodi romansa tak berbekas
dan terhimpit dalam sendagurau keinginan

ah,
apakah aku tlah lelah?
atau aku mencercau sendiri dalam kepura-puraan hati?

kemudian pria kecil itu sejenak membawa angan
sementara otakku sibuk dengan lembaran tak berharga

Ya Tuhan,
mengapa Engkau tak kunjung sisipkan semesta kenyataan?
sementara aku sadar bahwa diam dan senyum manisku tak kan menembus kesucianMu

aku terhenyak pada saat-saat sepi seperti ini ...
namun aku tak ingin kesunyian ini menderaku tuk melemahkanku

aku masih merindukan cerita pagi bersama burung mungil yang lucu
aku masih merindukan hembusan angin surgawi dalam kehangatan mentari
hingga damai senja itu datang menjemputku
hingga aku terlelap kembali dalam kesepian malam panjangku
hingga aku menatap wajah-wajah indah berseri dalam genggamanMu

Ya Tuhan,
aku tak ingin lelah
aku tak ingin lelah ...
tetaplah Engkau slalu di sampingku

tetaplah Engkau utus keramaian suara yang slalu membawa selarik makna hidup yang begitu dalam
tetaplah Engkau pentaskan keindahan panorama alam yang tlah melunakkan sejuta keangkuhanku
dan tetaplah Engkau menjaga hati ini dari kekusaman tipu muslihat ...

karena hidupku tak terhenti dalam kekekalanMu
karena Engkaulah sebaik-baik pembawa semangat hidup
karena kutahu sayangMu slalu menutupi murkaMu ...

sajak kampung halaman

Posted by Nuke1992 | 0 comments»








terhenyakku dalam nafas yang teratur
karna namamu slalu hinggap dalam setiap helaiannya

tertundukku dalam tatapan yang nanar
karna namamu slalu melekat dalam setiap sorotnya

lelahku yang menghantui
pijakanku yang terasa retak
rantai yang membelenggu
suara hati yang tak bosan

aku harus ke mana?
sedangkan jasadku slalu mengingatkanku
sedangkan jiwaku slalu menginginkannya
sedangkan akal dan hati ini slalu menatap langit
sedangkan jiwa yang lain tak banyak membelaiku

aku menangis dalam kesunyian yang melelahkan
aku mencoba teriak dalam keramaian suara-suara sumbang

dan berpisah denganmu tak lebih dari keniscayaanku
karena keniscayaanku adalah tak ingin jauh darimu

turun ke dunia ...

Posted by Nuke1992 | 0 comments»










aku datang bersama gelapnya
dia datang bersama terangnya

lalu kulihat dirimu menikmati angan bersamaku atau bersama dia

wahai engkau yang kusayangi
jangan lupakan hadirku dan hadirnya
karena engkau tahu, aku dan dia tak pernah lelah menemanimu

tak pernah lelah menemanimu dalam fikirmu
tak pernah lelah menamanimu dalam khilafmu

wahai jiwa yang tlah dimuliakan Sang Kekasih
ku ingin engkau slalu memaknai tentang hadirku dan hadirnya ... tentang kesetiaanku dan kesetiaannya tuk menemanimu

karena aku dan dia bersatu dalam waktu
dan waktu tak kan pernah terhenti karenamu ...

hingga suatu saat nanti engkau meninggalkanku bersama malam
dan engkau pun meninggalkannya bersama siang

hingga engkau tersadar dalam diammu
karena saat itu aku dan dia tak hadir lagi dalam kesunyianmu
kecuali amalmu yang slalu setia menemanimu hingga surgaNya datang untukmu

karena aku hanyalah bintang ... seperti dia pun hanya sang mentari yang fana dan tak lebih kekal sepertimu ...

sujudku, airmataku ...

Posted by Nuke1992 | 1 comments»









maghrib ini begitu indah

karena aku merasa sangat dekat denganMu Ya Rabb

Ya Allah,
akhirnya keangkuhanku kepadaMu runtuh dalam kelemahanku
pelangi hati ini tlah bosan dikusamkan ghadab dan nafsu
warna-warninya merindukan keindahanMu Ya Rabb

Ya Allah,
lebih dari sewindu yang lalu ...
airmataku serentak jatuh ketika takbirku mengajakku menyatu dengan saudaraku di Ambon yang tengah merindukan kasih sayang saudara-saudaranya ...
dan aku saudara mereka yang seharusnya menyatu dalam kepedihan mereka

dan saat ini ...
airmataku kembali jatuh tak tertahankan dalam takbirku, dalam rukuku, dalam sujudku, dalam i'tidalku, dalam tahiyatku, dan dalam doaku
hanya untuk aku ... untuk aku ...
untuk aku yang tak pernah menggantungkan harap kepada makhlukMu
untuk aku yang tlah lama jauh dariMu
untuk aku yang tlah lama merindukan ketulusan kasih sayang
untuk aku yang tlah lama merindukan jiwa yang bersih
untuk aku yang tlah lama merindukan keindahan hari fitri

Ya Allah,
semoga air mata ini menjadi hikmah besar buat perjalanan hidupku
mohon tuntun aku dalam jalanMu
agar aku selalu dalam ketulusan dan keikhlasan beribadah
walau aku slalu dijauhi oleh kasih sayang mereka

aku ingin slalu ada untuk kebahagiaan mereka,
walau mereka slalu menghidangkan semesta kesedihan

Ya Allah, aku tak mau sendiri
temani aku Ya Rabb ...
aku hanya ingin kasih dan sayangMu yang tak kan lekang oleh ruang dan waktu
temani aku Ya Rabb ...
untuk kesendirian hari fitriku
karena bundalah yang terakhir membuat fitriku menjadi indah

bolehkan, Ya Allah?
aku masih ingin berkeluh kesah kepadaMu
karena Engkaulah kekasih sejati
yang tak pernah lari dariku,
yang tak pernah meninggalkan kasih sayang,
dan yang tak pernah menutup mata untuk aku yang sering mengingkariMu

tanggung jawab

Posted by Nuke1992 | 0 comments»













mengapa engkau selalu berharap?
padahal lakumu hanya untukmu

mengapa engkau selalu tak rela?
padahal langkahmu hanya untukmu

mengapa engkau selalu bertanya?
padahal jawabanmu ada padamu

mengapa engkau selalu terdiam?
padahal anganmu selalu menantimu

lihatlah hujan, betapa dia selalu datang walau pelangi tak kan datang
lihatlah burung, betapa dia selalu hadir walau embun tak kan hadir
lihatlah senja yang tak bosan menjemput malam

lalu mengapa engkau harus berharap?
padahal engkau hanya untuk engkau
seperti aku hanya untuk aku ...

kemarin dan hari ini

Posted by Nuke1992 | 0 comments»









terasa sulit menahan sesaknya hati
untaian lagu itu selalu saja mengajakku terbawa angan
masa indah penuh dengan bunga

dia yang mengajakku sendiri
kau yang membawaku terdiam
dan aku yang merenung hati

bila syair pun tulus tuk kembali
mengapa pula kau dan dia tak hadir saat ini?

lalu berapa masa lagi aku harus menunggu?
agar awan dan hujan menemani sendiriku
agar pelangi dan senja tak lagi terasa sendu …

kemudian ...

Posted by Nuke1992 | 0 comments»


andai angin tak datang menyentuhku
andai butiran embun tak menyusup dalam benakku
dan andai harum tanah tak muncul menghiasi redanya hujan
aku tak ingin lagi terbang ke awan

walau terasa indah menikmati indahnya maya
kutahu segalanya hanya sekedar angan
yang tak kan membawa masa lalu
yang kan membuat hati menjadi sembilu
yang membuat dada terasa hampa
yang membuat air mata menghiasi wajah

namun aku pun tak ingin angin slalu pergi bersama hilangnya embun dan harumnya tanah

karena pada suatu masa, aku tak ingin kau lepas dari anganku
karena segalanya begitu terasa indah, seindah suara alam yang slalu setia mendampingi kebimbangan hati …

dari sebuah perjalanan

Posted by Nuke1992 | 1 comments»









ketidaksengajaan itu datang begitu saja … tak diundang
bagai hujan tanpa awan, dan
bagai pelangi tanpa hujan
lalu cerita pun mengalir apa adanya
bagai alunan syair puisi sang pujangga, dan bagai lirik lagu sang pecinta …
tersenyum dalam kedamaian cinta
terlena dalam lelapnya asmara
terasa …
rintik hujan bagaikan mutiara kasih,
helai lembayung bagaikan lukisan cinta,
dan kicauan burung bagaikan bait asmara yang menggoda

namun tiba-tiba cerita pun terhenti di persimpangan jalan
aku tersudut dalam bayangmu …

harapan pun makin terhimpit dalam keinginan yang tak pasti
ketika tiba-tiba kau menghilang,
ketika tiba-tiba cinta terkoyak,
ketika tiba-tiba kerinduan menjadi nyata,
dan semuanya pun datang begitu saja … tanpa kesengajaan menghampiri

ketiadaanku ...

Posted by Nuke1992 | 0 comments»


tuk kesekian kalinya aku menatap bumi
terkadang pula aku menatap langit

dan kembali mataku berkaca,
pun diakhiri dengan runtuhnya air mataku yang sering kutahan untuk tak jatuh lagi ke bumi ...

memahami irisan hidup seakan tak pernah terhenti
oleh hari-hariku dan harapanku ...

mungkin aku belum terlalu ranum tuk menjadi hamba-Mu
yang kapan saja siap tuk Engkau petik
dan yang seharusnya memahami Engkau adalah segala-Nya

bukankah aku milik-Mu?
seperti dia yang telah tersenyum di samping-Mu,
dan juga permataku yang masih menghiasi dunia mayaku?

aku bukan milik mereka, seperti mereka pun bukan milik aku
namun mohonku pada-Mu ...
ampuni dan bimbing aku dengan kasih sayang-Mu
seperti dia yang telah Engkau bimbing dalam keridhoan-Mu
karena kami sangat merindukan kasih sayang yang tlah Engkau berikan di antara kami ...

seuntai nelangsa indah yang bertepi: sebuah sajak di persimpangan

Posted by Nuke1992 | 0 comments»


bunda …
andai bunda masih disampingku
aku ingin didekap dalam pelukmu
aku ingin hanyut dalam belalaianmu
aku ingin menyelam dalam kehangatan perasaanmu
dan aku ingin menyatu dalam keibuanmu

bunda …
engkau tlah menjadi sisi indah dalam hidupku
engkaulah yang mengawali cerita indah tentang seuntai perasaan ketika aku masih dalam rahimmu
engkaulah yang slalu membimbingku ketika aku menjadi pria
engkau tlah membawaku mengerti bahwa hidupku tidaklah sendiri

bunda …
walau Allah tlah mengajakmu tuk lebih dahulu menemuiNya,
aku tak pernah merasakan kehilangan dirimu dalam batinku
aku slalu belajar tentang keibuanmu
aku slalu belajar tentang kasihsayangmu
aku slalu belajar tentang bagaimana harus berkorban
dan slalu belajar tentang memahami perasaan

pun hingga saat ini … ketika bunda sedang menatapku ketika aku dalam sebuah persimpangan

bunda …
terasa sekali,
begitu sulitnya aku bercerita kepada mereka
begitu sulitnya aku menemukan kembali keindahan aliran darahmu yang sangat menyatu denganku hingga aku terasa menjadi engkau yang penuh dengan kasih sayang
aku ingin kembali kepadamu …
agar lidahku tak terasa kaku tuk mengungkapkan rasa sayang itu

bunda …
bukankah engkau pun tahu bahwa aku bukan milik siapa pun?
seperti mereka pun yang hanya milikNya?
lalu,
apakah aku harus lari dari keteraturan? padahal Tuhan Maha Teratur dengan kerajaanNya

bunda …
engkau tahu, aku hanya ingin menjadi milikNya
engkau tahu, aku hanya ingin belajar menjalaninya dengan apa adanya

bunda …
aku masih begitu lemah memahami segalanya
aku ingin hatiku menjadi lebih kuat untuk mengatakan benar dan meniti jalan yang lurus itu walau harus tertatih-tatih
selama ini aku banyak mengabaikan pesan indahmu agar aku slalu berhati-hati masuk dalam keindahan dunia yang sangat maya ini
namun kekuatan cinta dan sayang ini begitu kuatnya menusuk lorong hatiku yang paling dalam

bunda …
esok hari aku akan bertemu denganmu
aku ingin membawa kebahagianku untuk kebahagiaanmu
dan juga kebahagiaan mereka
jikalau mungkin,
sampaikan salam dan mohonku buatNya agar Dia slalu menguatkan hatiku dan hati mereka
karna kuyakin bunda mengerti bahwa aku ingin menjalin sisa hidupku dengan mereka seutuhnya

dan bunda …
ijinkan aku berdoa dengan ketulusan hati
hingga seluruh ujung dunia mengerti tentang untaian nelangsaku yang terasa indah ini



“Ya Allah yang Maha mengendalikan hati,
aku hanya ingin bertahan
hingga persimpangan ini segera kulalui
hingga segalanya menjadi bertepi
hingga Engkau membukakan mata hati kami
hingga Engkau mengisyaratkan kebenaran
karena aku dan mereka hanyalah sebuah ketiadaan
yang kan kembali menyatu kepadaMu yang slalu Ada

mohonku padaMu,
mudahkan kami tuk mengetahui rahasiaMu
agar kami kembali menyatu denganMu
dan melalui sisa episode hidup yang tlah Kau anugerahkan kepada kami … slalu dalam keridhoanMu. Amien ….”

“malam yang mendahuluiku” : selalu dalam cintaMu

Posted by Nuke1992 | 0 comments»


dan kelelahanku tak terbendung
karena Allah mengisyaratkanku tuk segera kembali kepadaNya
dan membaca hati tak lagi menjadi indah
karena esok hari dan lusa aku kan mengawali keindahan lain

kasihNya tlah mengajakku tak terdiam
karena kuyakin Dia tak akan diam
sayangNya tlah mengajakku untuk belajar terluka
karena kuyakin Dia tak akan lelah

mengawali cerita hidup dengan kasihMu bagai memandang indahnya biru langit di saat ku menyibak awan hitam nan pekat

memulai segalanya dengan sayangMu bagai mendengar gemuruhnya halilintar di saat ku ketakutan dalam hujan

Ya Allah …
mataku terasa tertutup rapat dalam dinginnya air hujan
padahal aku tahu, aku sedang dalam sayangMu

Ya Allah …
tubuhku terasa gemetar dalam pekatnya awan hitam itu
padahal aku pun tahu, langitMu begitu indah

dan sesaat demi sesaat aku berpacu dalam kehambaanku padaMu
karena aku sadar, aku harus segera memperindah lukisan hidupku

aku, dia dan mereka hingga kapan pun tak akan pernah tahu rahasia kasih dan sayangMu
namun ijinkan aku tuk membuka tirai itu
hingga aku dapat segera merasakan indahnya peraduan ujian dan nikmatMu untukku
hingga aku mudah tuk menepi dengan sempurna
dan meninggalkan persimpangan itu dalam jalan lurusMu

lalu,
bimbinglah aku dalam keputusanku,
karena sesungguhnya aku dan mereka adalah milikMu

dan kemudian… esok hari kan kumulai lagi episode hidupku dalam cintaMu
karena aku hanya ingin ridhoMu dalam hidup dan matiku